Minggu, 03 Juni 2012

fakta unik Indonesia : Sidang Tilang Polisi



form tilang

fakta unik Indonesia, Menghadiri sidang tilang polisi in absentia, ternyata tak seseram yang dibayangkan,
“Tak ada ruang sidang yang berkharisma
Tidak ada sosok hakim yang berwibawa
Tidak ada kawalan petugas yang menelisik penuh curiga
Dan tak ada pengunjung sidang yang riuh membahana
Mungkin ini bukan sidang, ini hanya sekedar membayar denda di pengadilan milik Negara
Besaran denda yang sesungguhnya tidak diperlihatkan dengan sengaja
Korban tilang hanya bertanya-tanya
Tapi sudahlah asal SIM dan STNK kembali diterima dengan gembira”

Sengaja datang lebih awal ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang terletak di daerah Harmoni tepatnya di Jl. Gajah Mada sebelum Gajah Mada Plaza dan setelah Duta Merlin, jika mau kearah Stasiun Kota.

Jam 08.30 di depan Pengadilan masih sepi, tidak sesibuk dan seramai yang dibayangkan. Dan tidak ada kerumuman parkir mobil serta sepeda motor yang membludak. Hanya ada 1-3 calo yang mencoba menawarkan jasanya.
sidang tilang
Untung datangnya pagi dan masih sepi, semoga saja sidangnya cepat dan bisa melakukan aktifitas yang lain.
Baru pertama kali mengikuti sidang tilang polisi di PN Jakarta Pusat, tentunya belum tahu ruang sidang di sebelah mana. Oleh pak satpam yang sedang berjaga di pos di kasih unjuk untuk menuju lantai 2.

Ruangan Sidang Tilang Ruang 208 terletak di Lantai 2 Gedung PN Jakarta Pusat, dekat dengan tangga yang akan menuju lantai 3.

Dalam ruangan sidang Tilang Ruang 208, ternyata tidak ada sosok hakim dan tidak ada formalitas persidangan. Berarti sidang tilang ini bersifat in absentia. Di dalam ruangan sidang R. 208 hanya ada beberapa pegawai PN yang saat itu sedang berseragam batik coklat sedang merapikan berkas-berkas yang menumpuk.

Ada 2 pintu di Ruang 208 yang di buka, pintu pertama korban tilang menyerahkan slip tilang biru kemudian oleh pegawai PN diberikan nomor urut. Sedang di pintu yang kedua para korban tilang mengantri untuk dipanggil sesuai nomor urutnya. Panggilan yang pertama, korban tilang diminta menyerahkan nomor urutnya.  Dan panggilan yang kedua korban tilang akan diminta membayar besaran denda serta akan dikembalikan SIM atau STNK yang ditahan petugas kepolisian waktu operasi tilang. Tak lebih dari 10 menit sidang tilang in absentia selesai. Dan tidak seseram yang dibayangkan.

uang recehan
Namun sayangnya di hari Jumat 1 Juni 2012 di lantai 2 dekat Ruang 208 Gedung PN Jakarta Pusat, korban tilang tidak mendapatkan “tabel resmi besaran denda’’  yang terpajang/tertempel/terpampang di dinding atau papan pengumuman. Pegawai /petugas PN hanya menyebutkan besaran denda yang harus dibayar korban tilang tanpa memberikan kesempatan untuk melihat atau membaca form tilang lagi.

Saat itu tak ada adu argumentasi antara korban tilang dan pegawai PN. Sebagian besar tujuan korban tilang hanya ingin SIM/STNK-nya kembali dan tidak mempersoalkan besaran denda. Hanya ada beberapa yang mengeluh “sekarang kok naik dendanya.”

Sekedar informasi up to date 1 Juni 2012 , korban tilang sepeda motor di jalur cepat di daerah Jakarta harus membayar denda di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sebesar  Rp. 75.000 pas. 

Harapannya semoga denda yang dibayarkan benar-benar masuk seutuhnya di kas Negara Indonesia tercinta  dan dapat sedikit berpartisipasi membantu Negara Indonesia tercinta membayar aparaturnya.
Mari budayakan tertib lalu lintas di jalan raya untuk kenyamanan kita semua.   

Ingat patuhi rambu “sepeda motor masuk jalur lambat dan nyalakan lampu ketika siang hari.”

Biasanya operasi tilang terjadi di akhir bulan dan di awal bulan. Hindari ajakan damai  dengan oknum pihak yang berwajib di jalan raya atau anda akan di dakwa mencoba menyuap petugas.  Jika ditilang, akuilah dan uruslah tilang tersebut kalau memang bersalah, serta tidak menggunakan calo.Ciao


fakta unik Indonesia : Jadi Buruh Pabrikdi Indonesia Yang Jujur



hari buruh

fakta unik Indonesia, Ada banyak barang yang sebenarnya hak milik pabrik terhampar di semua sudut bagian pabrik. Dari mulai bahan baku, produk jadi, spare part, barang penunjang produksi, hingga sisa limbah pabrik.

Barang bahan baku jelas akan di gunakan untuk proses produksi. Produk jadi merupakan hasil dari proses produksi yang siap di kirim ke cutomer. Spare part adalah suku cadang/onderdil dari mesin-mesin produksi di pabrik. 

Sedang barang penunjang produksi, adalah barang yang fungsinya mendampingi proses produksi dan memperlancar jalannya produksi. 

Kalau limbah industri dari pabrik, berarti sisa hasil proses produksi yang tidak berguna, bisa bekas spare part yang rusak, produk reject dan sisa barang penunjang produksi.

Terkadang buruh yang nakal mempunyai kejelian untuk memanfaatkan barang-barang milik pabrik di Indonesia. Dengan berlaku curang membawa pulang barang-barang tersebut untuk dimanfaatkan di rumah/tempat tinggalnya. Dan yang lebih berbahaya berniat menjual ke penadahnya.

buruh

Kejelian petugas security pabrik sangatlah diperlukan untuk mengamankan tindakan pencurian yang dilakukan buruh pabrik itu sendiri. Tidak ada kongkalikong kerjasama antara petugas satpam security pabrik yang nakal dengan buruh yang nakal. Karena kasus pencurian bisa di laporkan kepada pihak kepolisian.

Ada banyak contoh kasus buruh membawa barang-barang milik pabrik untuk dibawa pulang. Missal, kayu palet di potong-potong untuk membuat rak/meja di rumah kontrakan murah, ember bekas di bawa pulang untuk ember cucian di rumah, karton box di bawa pulang ketika menjelang lebaran untuk membawa oleh-oleh buat di kampong, alat-alat maintenance dibawa pulang buat bekal peralatan di rumah, sisa ink silver di bawa pulang untuk di jual lagi, bekas timah solder di kumpulkan dan dibawa pulang untuk dijual lagi, dan masih banyak lagi.

Maka sangat diperlukan kejujuran bagi buruh pabrik. Dan memang tidak semua buruh mempunyai sifat seperti itu. Harus ada ketegasan dari pihak satpam security pabrik. Jika ada satu buruh di berikan kesempatan membawa barang-barang milik pabrik, tentunya akan mengundang buruh-buruh yang lain untuk melakukannya. 

Melakukan pemeriksaan dan penggeledahan oleh pihak security pabrik terhadap isi tas, bagasi sepeda motor dan isi mobil milik buruh dari segala tingkatan sangatlah mutlak untuk diperlukan, untuk meminimalkan tindakan pencurian oleh buruh pabrik yang  nakal.

Dan untuk lebih memantapkan kondisi keamanan sebaiknya di pasang kamera CCTV di setiap sudut pabrik yang strategis. Hasil rekaman kamera CCTV haruslah selalu di review dan dikontrol untuk memastikan bahwa pabrik dalam kondisi aman. Dan tindakan tegas berupa pemecatan buruh karena kasus pencurian harus benar-benar ditegakkan.  Hal ini dimaksudkan untuk membuat efek jera dan mengajarkan komunitas di dalam pabrik akan arti kejujuran.

Proses Seleksi Buruh Pabrik di Indonesia



buruh
 
Jika operator buruh pabrik di Indonesia, bekerja berdasarkan target, ia akan bekerja sesuai dengan target yang diminta. Kalaupun lebih biasanya di lebihkan sedikit atau kadang-kadang pas sesuai dengan target.

Pencapaian target produksi harian oleh seorang operatot buruh pabrik tergantung, mudah atau sulitnya item barang yang sedang dikerjakan, jika banyak  problem proses finishingnya akan memakan waktu lama. Mesin produksi memegang peranan vital bagi pencapaian proses produksi. 

Jika mesinnya lancar dan tidak rusak, proses produksi akan lebih cepat. Untuk itu terkadang buruh dituntut juga mengerti “problem solving’’ mesin produksi yang dihadapinya. Tidak perlu memanggil maintenance, karena terkadang sedang memperbaiki mesin lain atau terkadang suka menghilang.

buruh
Kondisi kesehatan buruh juga sangat mempengaruhi pencapaian target produksi, jika dalam kondisi yang prima ia akan berusaha mencapai target yang diminta dan jika ia dalam kondisi yang tidak sehat tentunya proses pencapaian target membutuhkan perjuangan yang keras.

Faktor pengalaman bekerja dan tingkat senioritas, belum tentu mempengaruhi pencapaian target produksi. Ada  buruh yang sudah lama bekerja di bagiannya, namun pemahamannya tentang pekerjaan yang dihadapi masih kurang dan tidak bisa mengatasi probem pekerjaannya.  Justru ia bisa kalah dengan juniornya. 

Penempatan buruh untuk bekerja di sebuah bagian di dalam pabrik sangatlah membutuhkan kecermatan. Tidak semua buruh mempunyai kecerdasan yang sama, tidak semua buruh mempunyai daya tangkap dan daya nalar yang sama, tidak semua buruh mempunyai kecepatan bekerja yang sama dan tidak semua buruh mempunyai antusiasme yang sama. 

buruh
Ada buruh yang kreatif dan bekerja secara efisien. Ada buruh yang malas dan hanya cari muka. Ada buruh yang bekerja dengan sangat cepat dengan kualitas kerja dan hasil pekerjaannya yang luar biasa. Ada buruh yang lelet dan semaunya. 

Tentunya pemilik pabrik tidak menginginkan seperti itu. Pemilik pabrik yang telah berinvestasi banyak tentu mengharapkan mempunyai buruh-buruh yang terampil, cakap/cerdas dan cekatan. Untuk itu proses seleksi penerimaan buruh haruslah ketat, dengan mempertimbangkan faktor kecerdasan dalam  bekerja, kecepatan bekerja , cekatan dalam bekerja, berkepribadian baik, kesehatan yang prima  dan antusiasmenya dalam bekerja. 

 buruh
Dan untuk memastikan itu, terkadang ada pemilik pabrik yang terjun langsung melakukan seleksi terhadap calon buruhnya. Biasanya mereka pemilik pabrik ini melakukan wawancara langsung sampai beberapa kali dan akan melakukan  test psikotest lengkap dalam proses seleksi karyawan/penerimaan calon buruhnya  yang baru.
Dengan bermodalkan buruh-buruh yang berkualitas dan berkepribadian baik, kualitas barang hasil produksi akan di dapat dan target produksi mudah tercapai.


fakta unik Indonesia : Romansa di jemputan karyawan



fakta unik Indonesia, Setiap perusahaan/pabrik yang berlokasi di Cibitung/Cikarang/Karawang, biasanya dituntut atau tidak dituntut menyediakan sarana transportasi yang berupa bis/mobil jemputan bagi karyawan atau buruh-nya. Ada pabrik di Indonesia yang memberikan uang transportasi karyawan dan sekaligus bis/mobil jembutan karyawan. Ada yang hanya menyediakan fasilitas mobil/bis jemputan karyawan saja atau hanya memberikan uang transportasi karyawan saja tanpa bis jemputan karyawan.

 truk
Ada bis buruh  yang berkelas “mobil odong-odong’’ alias asal bisa jalan saja, ada kursinya meski sudah bolong-bolong dan karyawan/buruh  bisa diantar sampai pabrik atau diturunkan di pick up point terdekat ketika pulang kerja. Bisnya sudah jelek dan interior dalamnya jelek pula, seperti tidak diurus. 
bis karyawan 
Kemudian ada bis karyawan yang umum kelas standard dan bisanya dari perusahaan transportasi  “bis Hiba Utama”  (tidak promosi ya) yang memang mengkhususkan jasa antar  jemput karyawan. Bisnya masih dibilang bagus dan interior dalamnya bagus pula. Karyawan pabrikpun biasanya senang jika pabriknya menggunakan bis kelas ini, tidak jelek dan tidak mewah, sedang-sedang saja.  Namun jika pabrik menginginkan bis dengan biaya lebih mahal, tentunya perusahaan jasa transportasi ini tidak menutup mata untuk melayaninya.

Dan terakhir  bis karyawan yang “sungguh berkelas” , ber-AC, ada televisi-nya dan interior dalamnya sedikit mewah. Di jamin, karyawan yang ikut naik jemputan bis ini merasa nyaman, betah dan akan “naik derajatnya?’’, ha..ha..ha..

Sebenarnya bis karyawan ini bukan masalah kelas odong-odong, kelas standard atau ber-AC. Sesungguhnya yang diinginkan karyawan/buruh pabrik, yang penting bisa sampai pabrik dan diantar pulang meski hanya sampai pick up point yang terdekat.  Dan yang lebih utama, bisa tidur dan meneruskan tidur di dalam bis, entah itu akan berangkat kerja shift  1, 2 atau 3. 

bas kilang
Tidur dalam bis jemputan karyawan sungguh enak dan mengasyikan. Apalagi jika jalanan menuju pabrik macet dan sering macet. Yang seharusnya bisa ditempuh dalam jangka waktu 30 menit, kadang-kadang bisa sampai 1 jam. Tapi tergantung juga dari lokasi start awal bis jemputan karyawan, kalau dari Jakarta dan pabriknya di Cikarang Bekasi yang pasti jarak dan waktu tempuhnya akan lebih lama, dibandingkan dengan yang start awalnya dari Bekasi/Tambun/Cibitung/Cikarang.

Jika jalanan menuju pabrik macet parah, tentunya tiba di pabrik akan lebih lama dan ini yang biasanya diinginkan para buruh/karyawan pabrik. Jam kerjanya berkurang gara-gara macet. Dan tidurnyapun di dalam bis akan lebih lama dan pulas, kecuali jika tidak sering bangun-bangun, bukannya nyenyak malah pusing di kepala.

Dan kalau sudah begini, sampai di pabrik ternyata bisnya lebih sering telat. Biasanya pihak manajemen pabrik (biasanya diurus bagian General Affais) akan mereview dan kemudian merubah jadwal keberangkatan bis karyawan menjadi lebih awal. Akibatnya para buruh/karyawan pabrik dituntut pula untuk stand by lebih awal di lokasi keberangkatan bis. 

Dari hasil survey dan pengamatan, ternyata yang sering tidur didalam bis karyawan biasanya karyawan/buruh pabrik yang sudah senior, yang sudah bapak-bapak, yang sudah emak-emak dan yang suami istri. Biasanya mereka ini “tipe pekerja keras”  (ha..ha..ha..) dan  mungkin saja sudah capek dengan urusan pekerjaan di rumah. Mereka-mereka ini kalau di dalam bis karyawan biasanya duduk dideretan depan dan tengah bis.

Ada juga buruh-buruh yang duduknya di deretan paling belakang bis, biasanya mereka-mereka ini tidak tidur selama dalam perjalanan menuju pabrik . Yang mereka lakukan mengobrol  dan sambil merokok  ( jika bisnya tidak ber-AC). Kalau yang ini-ini biasanya para buruh yang masih muda-muda.
Lain halnya kalau ada sepasang buruh muda yang sudah jadian alias sedang pacaran. Biasanya mereka ini duduk di bangku 2. Mereka ini tidak tidur dalam perjalanan menuju pabrik. Ada saja yang diobrolkan. Maklum, lagi pacaran.

Hal yang sama yang sering dilakukan para buruh ketika di dalam bis, ketika masuk kerja pagi/shift 1, adalah sarapan pagi di dalam bis. Ada yang sekedar makan roti, makan nasi goreng dari rumah,  makan nasi uduk yang dibeli di jalan dan mungkin bisa saling tukeran lauk.

Ternyata masih ada pabrik yang membedakan jemputan karyawannya. Hal ini bisa dimungkinkan jika jam operasional produksi pabrik berbeda dengan jam operasional staff pabrik. Biasanya pihak pabrik akan menyediakan sarana transportasi yang ukurannya lebih kecil untuk para staff pabrik. Dan biasanya pula kelasnya agak sedikit lebih mewah dan ber-AC. 

Yang tidak bisa di hindari oleh para buruh pabrik setiap habis gajian adalah “kesadaran saweran” untuk pak sopir. Maksudnya, supaya pak sopir yang membawa bis, berangkatnya jangan terlalu “ngepas”, jadi kalau buruh yang ketinggalan masih bisa ngejar bisnya???


fakta unik Indonesia: Gila Taruhan judi Bola Ala Buruh Pabrik


judi bola bet

fakta unik Indonesia, Dulu Setiap Senin di awal minggu, di ruang rest room (sebuah ruangan istirahat di pabrik) para buruh pabrik pecandu Liga Inggris, sibuk mendiskusikan hasil pertandingan sepak bola yang semalam disiarkan langsung oleh sebuah stasiun televisi swasta. 

Di dalam ruangan sesak oleh asap rokok yang di hembuskan dari mulut-mulut buruh. Gelak  tawa dan canda sesekali mengiringi obrolan tentang bola. Semua senang dan semua menikmati . Tak ada yang sedih meski harus ada yang kalah taruhan. Dan yang menang sesuai dengan kesepakatan harus menyediakan rokok, makanan ringan dan minuman ringan, yang akan dinikmati beramai-ramai di ruangan rest room.

Sepak bola, olahraga yang dapat dinikmati kalangan semua usia. Buruh pabrikpun tak mau kalah untuk berkiprah membicarakan sepak bola. Dan kecintaan akan sepak bola biasanya para buruh pabrik yang gemar berjudi ria akan melampiaskan hasratnya dalam judi taruhan bola dengan sesama koleganya. 

Sekarang beberapa Liga sepak bola dunia telah di tayangkan di beberapa stasiun televisi di Indonesia. Sebutlah ada Liga Spanyol, Liga Italia dan Liga Inggris. Para buruh pabrikpun masing-masing telah mempunyai jagoan klub di masing-masing liga sepak bola itu.

Pernah suatu saat ingin rasanya mengingatkan kawan-kawan yang sudah kecanduan judi bola. Namun sayang  saran yang disampaikan kepada kawan pengurus mushola pabrik agar bisa diwujudkan dalam bentuk khotbah Jumat tidak pernah terlaksana. 

Geliat munculnya lapangan-lapangan futsal baru, sedikit banyak telah bisa mengerem perilaku judi bola di kalangan kawan-kawan kaum buruh pabrik Indonesia. Paling tidak anggaran untuk judi bola telah terpotong untuk patungan sewa lapangan futsal setiap akhir pekan disesuaikan dengan schedule kerja shift yang ada . 

Dan secara tidak langsung meski judi bola di kalangan buruh pabrik masih ada, tapi trafiknya sudah sedikit menurun. Karena pelampiasannya bisa di implementasikan dalam bentuk berolahraga fisik bermain futsal dan tidak lagi mereka-reka siapa yang bakal menang serta dengan skor berapa.

Apalagi kalau kecanduan judi online, judi bola online, pasang taruha di situs judi online maka akan menguras kantong upah buruh pabrik.

fakta unik Indonesia : Si Bungsu jangan terlalu dimanja


malin bungsu

fakta unik Indonesia:
Si bungsu dua orang, suami dan istrinya
Anaknya satu dan selalu dimanja
Kemana-mana bertiga tak mau ketinggalan satu dan lainnya
Bagai keluarga yang bahagia
Setiap hari kemari dan kesana
Memastikan ada dana yang bisa diminta
Untuk menyambung hidupnya
Entah dari orang tua, mertua dan saudaranya
Si suami lama tidak bekerja
Dan si suami  melarang istrinya bekerja
Si suami hanya bekerja sesekali saja
Yang sekejap habis buat berpesta dan belanja
Jika tidak ada dana si bungsu kerjanya marah-marah saja
Utangpun susah untuk diminta
Si bungsu suka mengeluh saudaranya diam saja
Melihat dirinya selalu menderita
Maunya saudaranya selalu memberi apa yang ia minta
Dan mengerti kondisi dirinya
Siapa menyangka
Ternyata si bungsu kleptomania
Si bungsu Yang tega terhadap saudaranya
Yang sekian lama telah membantu hidupnya
Si bungsu yang tega membohongi saudaranya
Dengan cerita yang tidak bisa dipercaya
Sayang dulu saudaranya percaya saja
Karena masih sayang padanya
Sekarang semua terbuka
Si bungsu hanya pandai mengarang cerita
Si bungsu sudah tidak bisa dipercaya
Karena punya sifat kleptomania
Sekarang si bungsu merana
Karena sudah tidak ada yang bisa dipercaya darinya
Namun si bungsu masih mengharap orang tuanya
Agar selalu iba padanya
Dan tak pernah merasa kasihan keadaan orang tua sebenarnya

fakta Unik Indonesia : Meraih kemajuan


batavia

fakta Unik Indonesia :
Ada kesamaan sifat yang secara tidak langsung telah memberikan gambaran seutuhnya.
Kemajuan seseorang bukan berarti ada kesempatan untuk menjadi bagian darinya.
Kemajuan seseorang didapat dari kerja keras dan bukan dari buah yang jatuh dari langit.
Jika seseorang maju, harusnya terpikirkan bagaimana ingin maju seperti dia dan bagaimana caranya.
Bukan berarti lantas, harusnya aku harus dapat bagian dari kemajuan yang orang lain peroleh itu.
Dan bukan berarti pula, aku ingin merasakan dari apa yang orang itu rasakan karena kemajuan yang diperolehnya.
Selalu berpikiran seperti itu, hanya mengkokohkan “keakuan” saja dan tidak pernah berpikir untuk berbuat lebih maju.
Sebuah Pemikiran yang hanya selalu menginginkan tampilan kemajuan seseorang dan tanpa pernah berubah untuk memajukan dirinya sendiri.

Rabu, 30 Mei 2012

fakta unik Indonesia : Terminologi Berjualan, Berdagang dan Berbisnis


pedagang pasar tradisional

fakta unik Indonesia :

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,
“Berjualan” mempunyai arti mencari nafkah dengan menjual atau memperdagangkan sesuatu, pelakunya di sebut dengan nama “penjual.”

“Berdagang” mempunyai arti berjual beli atau berniaga, pelakunya di sebut dengan nama “pedagang.”

“Berbisnis” mempunyai arti melakukan usaha komersial dalam dunia perdagangan dan pelakunya dikenal dengan nama “pebisnis.’’

Ketiga kata-kata diatas sebenarnya mempunyai arti yang sama.

Namun dalam perkembangannya, masing-masing kata tersebut mempunyai arti yang agak sedikit berbeda. 

Kata “berjualan” mungkin sekarang jarang di pakai orang yang berkecimpung dalam dunia usaha dan pemakaian kata ini cenderung untuk dihindari, karena kata ini secara tidak langsung mengandung makna terselubung, yaitu : modal usahanya dikategorikan kecil, omset usahanya dikategorikan masih kecil dan keuntungan yang didapat dari usahanya boleh dibilang sungguh kecil? Dan seiring dengan perkembangan jaman, sekarang sebagian orang yang melakukan aktifitas usaha  agak risih kalau disebut sebagai “penjual ”?

Sekarang kata ‘’berdagang’’ ternyata lebih popular di pakai oleh para pelaku usaha. Enak di dengar dan orang mengasosiasikan sebagai aktifitas usaha dengan modal lumayan besar, omsetnya lumayan dan keuntungannya yang di dapat sungguh lumayan. Saat ini kebanyakan para pelaku dunia usaha kecil dan menengah lebih nyaman di panggil dengan sebutan “pedagang’ ‘daripada di sebut sebagai ‘’penjual”.

Kalau kata“berbisnis” lain lagi ceritanya. Jika seseorang bercerita “ia sedang berbisnis”, orang yang diajak dalam percakapannya pasti  membayangkan suatu usaha yang bermodal sangat besar, mempunyai omset luar biasa besar dan pasti dengan keuntungan sangat besar pula. Kata “berbisnis” bisa meningkatkan image seseorang dalam pergaulan. Mungkin bisa saja, ingin di anggap sok “English” dan tidak ingin dianggap ecek-ecek, usaha yang sedang dijalankannya itu. Jadi kata “berbisnis” bisa dianggap mempunyai asosiasi yang wah,luar biasa dan memberikan kebanggaan tersendiri bagi yang menggunakannya.

Maka, sekarang terserah Anda, mau “berjualan” silakan. Mau “berdagang” sumonggo kerso.
Dan mau “berbisnis” Good Luck dech!

fakta Unik Indonesia :Buruh Pabrik di Indonesia dan Silaunya Kartu Kredit


kartu kredit

fakta Unik Indonesia : Di tray mesin fax di dalam ruangan office pabrik, berpuluh-puluh lembar kertas faximili menumpuk yang ditujukan kepada seorang buruh pabrik di Indonesia.
Si pengirim fax tersebut sepertinya marah besar kepada si buruh.
Jelas terbaca, ancaman dan peringatan untuk sesegera mungkin melunasi tagihan kartu kredit beserta bunganya.
Dan seisi ruangan office pabrikpun tahu dan berujung jadi gossip.

Kartu kredit tidak mengenal customer. Siapa saja boleh memiliki kartu kredit. Dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh customer kartu kredit.

Buat Kartu kredit menjadi trend. Tak urung buruh operator pabrik tak mau ketinggalan untuk memiliki kartu kredit. Meski syarat membuat kartu kredit yang diajukan berat, ternyata proses pembuatannya tidak dipersulit. 
Dan dengan meminta “bantuan” buruh bagian personalia, slip gajipun yang “aspal” bisa dibuat.
Hanya bermodal “slip gaji aspal” kartu kredit bisa dibuat. Dan semangat hidup konsumtifpun makin menjadi. Tinggal gesek dan tinggal tarik, uangpun ditangan.

Mempunyai kartu kredit di kalangan buruh pabrik biasanya ikut-ikutan trend, latah dan bisa menjadi gaya hidup. Tidak memperhitungkan apa yang bakal terjadi jika akhirnya harus berutang dalam jumlah besar karena keasyikan menggesek dan menarik kartu kredit. Biaya tahunan ada, biaya tarik tunai ada, bunga yang berbunga dan denda penalty, kadang tidak terpikirkan sebelumnya. 

Harusnya mempunyai kartu kredit diperlukan jika memang perlu, gaji sudah memadai, pribadi yang mobile dan memiliki kecermatan keuangan.

Atau ujung-ujungnya jika tersandung utang kartu kredit, akan mencari iklan baris di Koran :

Legal. Kartu kredit Anda bermasalah dan dikejar-kejar kolektor. Membantu mengatasi tagihan kartu kredit Anda. Dijamin tutup kartu kredit Anda dengan pemutihan, diskon atau tidak bayar sama sekali. Hubungi kami di nomor sekian-sekian.”

Minggu, 27 Mei 2012

fakta unik Indonesia: Masalah PKL di Jalan Baru I Gusti Ngurah Rai Bekasi


jalan baru i gusti ngurah rai bekasi

fakta unik Indonesia :
Jalan Baru Bekasi menghubungkan Stasiun Cakung hingga bawah jembatan fly over Kranji Bekasi, sejauh +/- 5 km dan sejajar denga ruas jalan KA. 

Jalan yang bernama resmi Jl. I Gusti Ngurah Rai Bintara Bekasi mempunyai 2 lajur dan mempunyai trotoar di kanan dan kirinya. Namun masyarakat lebih mengenalnya sebagai JB atau Jalan Baru, bukan JB atau Johor Bahru kalau di Malaysia.

Jalan Baru Bekasi ini sangat strategis, dulu sebelum ada jalan ini, jika ingin ke arah Pondok Kopi Jakarta Timur dari Kranji Bekasi dan begitu pula sebaliknya, anda hanya mempunyai 2 alternatif jalan, yakni lewat jalan yang menuju Pasar Baru Kranji yang sempit kemudian belok menuju arah Bintara/Pondok Kopi  dan alternative yang ke-2, anda bisa melalui Jalan Kalibaru Barat Rawa Bebek Bekasi yang masih rusak hingga saat ini menuju kearah Stasiun Cakung/Pondok Kopi.

Karena letaknya yang sangat strategis, Jalan Baru Bekasi menjadi tempat PKL usaha kaki lima yang ramai ketika sore hari, dari jam 3 sore hingga jam 8 malam. 

Hanya 5 jam saja, sepanjang Jalan Baru Bekasi setiap hari menjadi pusat keramaian masyarakat dan pusat transaksi jual beli masyarakat kelas menengah ke bawah.

Tidak ada celah sedikitpun yang kosong, rapat dan penuh terisi para pedagang kaki lima dan para pembeli.
jalan baru i gusti ngurah rai bekasi

pasar bintara bekasi

Akibatnya, jalan altenatif baru yang seharusnya lancar, yang bisa mempercepat jarak tempuh antara Kranji Bekasi menuju ke Pondok Kopi Jakarta Timur dan arah sebaliknya, menjadi tersendat dan macet. 

Apa pasal, trotoar yang seharusnya buat pejalan kaki tidak tersisa sedikitpun buat para pejalan kaki. Gerobak pedagangpun menjorok ke dalam kearah jalan. 

Jalanpun menjadi sempit, arus lalu lintaspun terhambat. Kendaraan roda 2 dan kendaran roda 4 pun harus ekstra hati-hati ketika sore hari hingga malam hari melintasi Jalan Baru Bekasi ini, jangan sampai menyerempet gerobak di kiri jalan atau orang yang banyak lalu lalang di badan jalan.

Seperti yang sudah-sudah, aparat pemerintahan tidak berdaya untuk melakukan penertiban. Seolah-olah dibiarkan dan mungkin ada pembiaran? setiap kota pasti ada masalah PKl, tergantung pelaksaan aturan perda tentang PKL yang sungguh-sungguh untuk dijalankan.

Lapak-lapak tak resmi seakan-akan telah menjadi hak milik yang bisa diperjual belikan. Ada pungutan tak resmi dengan dalih keamanan dan membawa-bawa atas nama walikota, walikota yang mana Bekasi atau Jakarta Timur, para pedagang tidak bisa menjawab secara pasti, yang penting bisa bisa berdagang dan ada tempatnya. 

Ketika sewaktu-waktu ada penertiban mengikut aturan perda tentang PKL, ternyata berita itu telah bocor terlebih dulu, akibatnya sore hingga malam hari bisa lenggang tidak ada aktivitas jual beli. 

Padahal tidak jauh dari Jalan Baru Bekasi JB itu, sudah berdiri tegak Pasar Daerah Bintara, kenapa tidak di berdayakan lebih maksimal sebagai pusat perdagangan dan transaksi jual beli antara warga Bekasi dan Jakarta Timur. 

Pemasukan kas daerah bertambah dan nantinya jika pengelolaannya professional bisa di alokasikan untuk pembangunan fisik maupun non fisik.

Kenapa harus memilih lokasi berdagang yang justru bisa membahayakan keselamatan jiwa manusia. 

Bukankah berdagang di dalam pasar lebih nyaman, tidak dikejar Satpol PP, biaya restribusi harian yang resmi pasti ada, biaya sewa resmi juga pasti ada. Jadi sekarang tinggal bagaimana pemerintah daerah yang bersangkutan menyikapi hal ini!